Rasa Lelah yang Sering Muncul Bukan Hanya Pertanda Penyakit

Rasa Lelah yang Sering Muncul Bukan Hanya Pertanda Penyakit
Banyak orang yang beranggapan bahwa rasa lelah yang sering dialami merupakan gejala akan datangnya penyakit. Misalnya, sebelum terserang flu, badan akan terasa lemas, kepala terasa berat, dan aktivitas sehari-hari menjadi tidak maksimal. Namun, ternyata rasa lelah tidak selalu disebabkan oleh penyakit.
Penyebab Rasa Lelah
Menurut pakar kesehatan, rasa lelah justru sering terjadi karena tubuh mengeluarkan energi yang terlalu banyak. Contohnya, orang yang tidak terbiasa berlari dan tiba-tiba mengikuti lomba marathon, maka tubuh akan langsung terasa lemah dan lesu, bahkan bisa bertahan hingga beberapa hari. Untuk mengatasi rasa lelah akibat penggunaan energi berlebihan ini, waktu istirahat yang cukup dan konsumsi makanan bergizi serta air putih yang banyak sangat diperlukan.
Gangguan Kesehatan Penyebab Rasa Lelah
Beberapa gangguan kesehatan juga dapat menyebabkan rasa lemah dan lesu dalam waktu yang lama. Misalnya, masalah hormon tiroid rendah (hipotiroid) atau hormon tiroid tinggi (hipertiroid). Kedua kondisi ini dapat memicu rasa lemah dan lesu yang cukup lama. Selain itu, otot yang terasa lemas atau kehilangan kekuatan juga bisa disebabkan oleh masalah saraf, seperti sindrom Guillain-Barre atau Myasthenia Gravis.
Infeksi dan Kekurangan Zat Gizi
Infeksi, terutama pada saluran kemih atau pernapasan, juga bisa memicu rasa lemas. Selain itu, kekurangan asupan kalium dan natrium secara signifikan juga dapat menyebabkan rasa lemah.
Kapan Harus ke Dokter
Jika sudah beristirahat dan memenuhi asupan gizi seimbang tetapi masih merasa lemah, jangan ragu untuk segera memeriksakan kondisi tubuh ke dokter. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah ada penyakit atau gangguan kesehatan yang menjadi penyebab rasa lelah yang berkepanjangan sehingga dapat segera ditangani.